Jendela Kamar Wakil Bupati Deli Serdang Diduga Ditembak OTK

Jendela Kamar Wakil Bupati Deli Serdang Diduga Ditembak OTK
Pecahan kaca jendela kamar rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang. Foto: Dok. Istimewa
Pecahan kaca jendela kamar rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang. Foto: Dok. Istimewa

Jendela kamar rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, di Jalan Karya Jasa, Desa Tanjung Garbus I, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, diduga ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 23.30 WIB.

Lom Lom menceritakan dirinya saat itu ia baru pulang dari kegiatan Pesta Rakyat Guro Guro, yaitu acara Suku Adat Karo di Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hulu, Kabupaten Deli Serdang. Lalu, saat Lom Lom masuk ke dalam kamarnya untuk beristirahat, ia melihat adanya serpihan kaca jendela kamar di lantai.

"Saya dapati kaca jendela saya di dalam kamar itu jam 00.30 WIB. Saya pulang kegiatan dari STM. Besok pagi saya lihat, ternyata dari sisi luar itu bulat (lubang) masuk (tembus ke kamar)," kata Lom Lom saat dihubungi, Selasa (16/6).

Lom Lom menduga bahwa lubang pecahan kaca pada jendela kamarnya merupakan sasaran yang ditembak oleh OTK dengan jarak kurang lebih 20 meter. Ia mengatakan, peluru tersebut tidak mungkin merupakan peluru nyasar karena pagar rumahnya setinggi 2,5 meter.

"Itu antara pagar rumah saya kan, rumah dinas pagarnya tinggi 2,5 meter. Jadi itu tidak asumsi tadi malam, tidak mungkin itu peluru nyasar. Nah, itu memang sasaran itu memang ditembakkan dari jarak kurang lebih 20 meter," ujar Lom Lom.

Pecahan kaca jendela kamar rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang. Foto: Dok. Istimewa
Pecahan kaca jendela kamar rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang. Foto: Dok. Istimewa

Ia mengatakan, lubang tersebut berbentuk sebuah lingkaran menuju kamarnya.

"Satu (lingkaran). Bentuk bulat dan retak," ujar Lom Lom.

Lom Lom menyebut, ia tidak memiliki kecurigaan kepada siapa pun, namun kejadian tersebut merupakan bentuk intimidasi terhadap dirinya.

"Sehingga saya berpikir, berasumsi. Sehingga saya putuskan, saya harus buat laporan ke polisi. Karena ini terkait intimidasi dan kekerasan fisik yang mungkin mengarah ke saya. Secara personal enggak ada (kecurigaan). Enggak ada kita kecurigaan. Tapi itu adalah bentuk intimidasi kepada kita," imbuh Lom Lom.

Lom Lom kemudian membuat laporan ke Polresta Deli Serdang, pada Senin (15/6). Ia berharap agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus yang dialaminya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Deli Serdang, Iptu JM Gabe Napitupulu mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin (15/6) sekitar pukul 20.00 WIB.

"Pukul 20.00 WIB, mengetahui hal tersebut pihak Sat Reskrim Polresta Deli Serdang tiba di rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang untuk melakukan cek TKP," kata Gabe dalam keterangannya, Selasa (16/6).

Gabe mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Ia juga mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan apakah kaca tersebut memang benar ditembak oleh OTK.

"Dalam penyelidikan (dugaan kaca itu ditembak oleh OTK)," pungkas Gabe.